Mirip Gejala Maag, Kenali Tanda-tanda Penyakit GERD dan Cara Mengatasinya

Organ dada dan perut manusia itu sangat kompleks. Sampai-sampai untuk mendiagnosa sebuah penyakit yang berhubungan dengannya selalu butuh analisis radiologi, serta tafsiran dokter spesialis penyakit dalam. Uniknya, masing-masing penyakit yang berhubungan dengan dada dan perut, selalu memiliki gejala yang sama. Seperti: nyeri dan mual.

Meskipun mirip-mirip gejalanya. Namun tentu saja dalam keilmuan medis, setiap penyakit memiliki ciri khas yang tidak dimiliki penyakit lain. Seperti penyakit bernama GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) ini. Gejalanya khas sekali, yaitu: dada sakit dan muntah pahit akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Sensasi sakit dadanya itu nyeri seperti ditusuk dan dibakar.

Muntah pahit dalam GERD biasanya diawali dengan rasa mual yang sangat hebat. Muntahan yang dikeluarkan berupa cairan warna bening kekuningan dengan kadar keasaman dan kepahitan sangat tinggi. Itulah yang sebenarnya disebut sebagai cairan asam lambung. Tingkat keasaman tinggi membuat organ tubuh yang dilalui cairan ini menjadi terkikis dan perih.

Kini, muncul pertanyaan. Apa bedanya GERD dengan penyakit Maag? Sebetulnya sama saja. GERD adalah Maag yang sudah dalam tahapan kritis stadium tinggi. Bila penyakit Maag biasanya hanya memicu nyeri perut sebelah kiri. Kalau GERD ini sakitnya sampai ke organ-organ atas, seperti dada, kerongkongan, dan tenggorokan.

Baca Juga: Awas! Jarang Ganti Baju Setelah Berolahraga Bisa Bawa Dampak Negatif

Di Indonesia, penyakit GERD mendapatkan perhatian yang sangat intens dan unik. Banyak bermunculan komunitas GERD di situs jejaring sosial. Member grupnya pun banyak. Para penderita GERD itu curhat bahwa mereka sangat kesakitan sampai-sampai rasanya mau mati. Kalau sudah kumat GERD-nya, berhentilah segala aktivitas sehari-hari. Karena harus Bed Rest di rumah atau rumah sakit.

Berikut Adalah Daftar Gejala Penyakit GERD yang Patut Diwaspadai:

  1. Penderita biasanya memiliki riwayat penyakit maag
  2. Penderita penyakit GERD biasanya memiliki pola jam makan yang buruk (tidak teratur)
  3. Bila GERD sudah kumat, sensasi awalnya hanya berupa nyeri perut dan sendawa
  4. Penderita merasakan dada kiri dan kanannya nyeri seperti ditusuk-tusuk
  5. Rasa nyeri di dada, menyebar dari dada kanan ke dada kiri, bahkan hingga tembus ke punggung
  6. Rasa nyeri di dada kerap dianggap sebagai masuk angin biasa
  7. Dalam kondisi cemas dan panik tinggi, penderita akan mengalami hipokondria dan psikosomatis, merasa dirinya terkena penyakit jantung
  8. Semua penderita GERD sudah pasti mual dan muntah-muntah cairan asam lambung yang bening kekuningan
  9. Tekanan darah akan turun hingga tubuh menjadi lemas
  10. Kadar leukosit meningkat sehingga pasien GERD juga biasanya memiliki pembengkakan kelenjar limfa di sekitar leher. Ini karena seringnya menahan rasa nyeri.

Kondisi mental pasien GERD biasanya down. Mereka akan terkena anxiety disorder, sebuah gangguan kecemasan
Diagnosa GERD lama untuk ditegakkan. Harus melihat dulu pola kekambuhan dan rentang waktu penyakit ini diidap. Seseorang dinyatakan positif GERD, bila sakitnya sudah menahun (kronis)

Berikut Adalah Daftar Makanan yang Bisa Digunakan Untuk Terapi Penyembuhan Penyakit GERD

  1. Pisang Kepok Mentah atau Setengah Matang
  2. Buah-Buahan Manis
  3. Nasi Putih
  4. Sayuran Hijau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *